ASSALAMU'ALAIKUM SHOBAT BELAJAR-MANDIRI YANG BERBAHAGIA..
Perkembangan Artificial Intelligence (AI) membawa perubahan besar dalam cara manusia memperoleh pengetahuan, membuat keputusan, bekerja, berinovasi, mengelola organisasi, dan menciptakan nilai. Alan Turing membuka salah satu pertanyaan paling berpengaruh dalam sejarah AI melalui pertanyaan, “Can machines think?” (Turing, 1950). Pertanyaan tersebut berkembang dari isu kecerdasan mesin menjadi pertanyaan yang lebih luas mengenai hubungan manusia, mesin, organisasi, dan masa depan peradaban.
Paper ini mengusulkan Strategic Transformative AI Theory (STAIT), yaitu kerangka teoritis yang mengintegrasikan AI Capability, Strategic Alignment, Human–AI Complementarity, AI Governance, AI Innovation Capability, dan Transformation Capability. Teori ini berangkat dari premis bahwa kecanggihan AI tidak otomatis menghasilkan nilai strategis. Nilai muncul ketika AI diselaraskan dengan tujuan, manusia, proses, governance, inovasi, dan kemampuan transformasi. SELAMAT MEMPELAJARI DAN BAGI ANDA YANG INGIN MENGEMBANGKAN TEORI TURUNANNYA, SILAKAN MENGHUBUNGI KAMI, MELALAUI WA 081285577937. KAMI SIAP MEMBIMBING ANDA.Terima kasih.
WASSALAMU'ALAIKUM WR.WB
Manajemen
Mau membaca semuanya sepuasnya tanpa harus membeli e-book nya? Anda dapat berlangganan tahunan. Adapun kesempatan untuk menjadi mitra lho!